PENYULUHAN DAGUSIBU (DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN, BUANG) PADA MASYARAKAT DAERAHKALILOM LOR SURABAYA
Keywords:
DAGUSIBU, pengabdian masyarakat, obat antidiabetes, diabetes melitus, 41 penggunaan obat rasionalAbstract
DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar) merupakan program edukasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan obat secara rasional dan aman. Program ini mencakup seluruh tahapan penggunaan obat, mulai dari cara memperoleh obat yang benar, penggunaan sesuai aturan, penyimpanan yang tepat, hingga pembuangan obat yang aman setelah tidak digunakan. Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan obat, khususnya obat antidiabetes, berpotensi menimbulkan kesalahan penggunaan obat yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan. Hal ini menjadi perhatian penting mengingat Diabetes Melitus merupakan penyakit sindrom metabolik yang ditandai oleh gangguan metabolisme karbohidrat akibat defisiensi atau resistensi insulin yang disekresikan oleh sel β pankreas, sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah di atas 200 mg/dL atau kondisi hiperglikemia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Kalilom Lor, Surabaya, mengenai prinsip DAGUSIBU dalam penggunaan obat antidiabetes. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi langsung dengan pendekatan edukatif berupa pembagian selebaran (leaflet) dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait cara memperoleh obat dari sumber yang tepat, aturan penggunaan obat antidiabetes, penyimpanan obat yang sesuai, serta,tata cara pembuangan obat yang aman dan ramah lingkungan. Kesimpulannya, penerapan program DAGUSIBU melalui strategi sosialisasi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola pengobatan diabetes secara mandiri serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
